Ini Alasan Penyebab Harga Smartphone Android Turun Drastis

0
penyebab harga smartphone android turun drastis

6 Alasan Penyebab Harga Smartphone Android Turun Drastis – Penyebab harga second smartphone Android turun drastis, padahal belum lama dibeli? Yuk ulas beserta, inilah 6 alasan penyebab harga smartphone Android terjun bebas. Perkembangan smartphone Android yang begitu cepat. Di satu sisi konsumen dimanja dengan banyak pilihan ponsel & fitur-fitur baru yang menggoda. Namun, pada sisi lain harga jual smartphone untuk reseller malah begitu rendah.

Nah setelah digunakan beberapa bulan, ternyata kamu kepincut nih dengan desain smartphone baru yg lebih kece dan fitur yang terlihat lebih sophisticated. Kamu pun berniat buat menjual smartphone lama . Sayangnya kamu harus dapat mengikhlaskan, lantaran harga jual smartphone kamu turun drastis bahkan hingga setengahnya. Penyebab hal tersebut sanggup terjadi? Yuk kita bahas bersama Jaka, inilah 6 alasan penyebab harga second smartphone Android anjlok. 6 Alasan Penyebab Harga Smartphone Android Turun Drastis.

1. Merek Cukup Berpengaruh Besar

Tak dipungkiri, merek atau merk smartphone relatif berpengaruh besar & mempunyai nilai jual lebih. Merek populer misalnya Samsung dan Apple contohnya, cenderung lebih gampang dijual lantaran sudah terbukti kualitasnya daripada smartphone dengan brand yg baru naik daun atau yang kurang dikenal.

penyebab harga smartphone android turun drastispenyebab harga smartphone android turun drastis

2. Smartphone Baru Bertaburan

penyebab harga smartphone android turun drastis

Para vendor pembuat smartphone Android harus bersaing satu sama lain, mereka pun punya strategi jitu masing-masing. Salah satunya merupakan melepas produk baru ke pasar sesering mungkin, bahkan dengan harga yg menggoda. Konsumen atau lebih tepatnya calon pembeli kentara diuntungkan bukan? Tetapi tidak demikian dengan pelanggan menggunakan smartphone lama mereka, yang baru sementara waktu sudah terlihat antik. Ketika dijual, tidak mendapatkan harga yang layak alias sangat murah. Hanya pakai beberapa bulan, penurunan harganya mampu berkurang 30-50%.

3. Turunnya Harga dengan Cepat

Ketika vendor merilis smartphone baru dan membuka pre-order, umumnya masih ada rabat harga & bonus eksklusif yang sangat menggiurkan. Sayangnya tak berselang lama harga smartphone tersebut bukannya naik ke harga normal yg dijanjikan, melainkan menjadi turun. Hal inilah yang menciptakan harga smartphone second-nya belum apa-apa telah turun drastis.

4. Popularitas Smartphone

Di pasar smartphone tanah air, tren smartphone berganti begitu cepat. Awal mula smartphone Android murah di mulai dengan hadirnya Motorola Moto G, lalu ASUS Zenfone 4, 5, dan 6 yg mengguncang penikmat gadget pada Indonesia. Tak lama hadirlah Xiaomi Redmi 1s dan sekarang smartphone Android murah berkualitas harga 1 jutaan telah banyak sekali bertebaran.

Nah beberapa tipe tertentu yang sedang booming, umumnya harga second-nya cenderung stabil karena banyak pula yg mencari barang bekasnya. Sebaliknya smartphone yg tidak disukai pasar, harga second-nya pun akan terjun bebas. Tentunya harga smartphone yang lebih mahal, nilai penurunan harganya akan terasa lebih besar , meskipun secara presentase tidak jauh beda.

Baca Juga:

5. Garansi

Harga smartphone dengan garansi resmi memang jauh lebih mahal dibandingkan smartphone yg sama menggunakan garansi distributor. Tunggu dulu, ibarat kamu beli smartphone yang tidak resmi maka sama saja tidak ada garansi. Jika ada kerusakan pada kemudian hari, bakal sangat repot dan sulit pada klaim garansinya. Demikian pula harga jualnya, yg bisa saja turun drastis. Oleh karenanya, belilah smartphone dengan garansi resmi dan punya layanan service center yang bagus.

6. Harga Bekas iPhone Lebih Stabil

Persaingan keras smartphone Android memang dalang menurut jatuhnya harga ponsel bekas. Hal ini tidak sinkron dengan smartphone besutan Apple yakni iPhone yg harga bekasnya tergolong bagus. Pasalnya, Apple memperbarui produknya setahun sekali. Sebagai contoh, iPhone 5s berdasarkan tahun 2013 masih diburu dan pada Indonesia kini harganya lebih kurang Rp 4,lima jutaan, sementara harga second bergaransi Rp 4 juta jua pasti jadi rebutan & yg sudah nir bergaransi berkisar Rp 3,lima-4 jutaan.

Itulah 6 alasan Penyebab harga bekas smartphone Android terjun bebas. Kalau mau ngikutin perkembangan smartphone maka tidak ada habisnya, karena tipe baru keluar tanpa henti yang membuat HP lama terasa cepat kuno. Meski begitu, jikalau spesifikasinya masih oke & masih berfungsi menggunakan baik tanpa perkara penyebab wajib ganti HP baru? Jangan budayakan sifat konsumtif ya, yg terpenting kan manfaatnya bukan yang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here